26 Maret 2013

Faktor Penyebab Kerusakan Hardisk

Hardisk merupakan bagian vital dari komputer atau laptop. Bagian yang mempunyai fungsi utama untuk menyimpan data-data komputer. Hardisk ibarat gudang penyimpanan di pabrik. Tanpa gudang penyimpanan ini tentu pasokan bahan baku maupun bahan jadi tidak memiliki ruang sehingga pabrik tidak akan bisa beroperasi tanpanya.

Baca juga : Document Office 2010 Rusak Ketika Dibuka Pada Office 2007

Logo Hardsik

Melihat fungsi vital ini tentu kita harus merawatnya dengan baik agar hardisk lebih awet dan tahan lama sehingga hardisk tidak mudah rusak. Untuk itulah harus kita ketahui faktor-faktor yang dapat menyebabkan kerusakan pada hardisk.

Faktor-faktor Penyebab Kerusakan Pada Hardisk yaitu :

  1. Faktor Usia Hardisk
    Usia hardisk yang telah lama merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan kerusakan hardisk. Hal ini sudah dapat dimaklumi. Namun, dengan perawatan yang tepat hardisk Anda akan lebih awet bahkan bisa kita wariskan kelak kepada anak dan cucu...hehe

  2. Over Heat
    Panas yang berlebihan dapat memicu kerusakan hardisk. Seperti yang kita ketahui bahwa hampir semua peralatan listrik mengalami efek samping terjadinya panas sebagai akibat dari perubahan energi listrik. Untuk mencegahnya kita dapat menggunakan pendingin tambahan pada hardisk. Harganya di pasaran pun relatif murah, kurang lebih hanya 15 ribu rupiah.

  3. Hardisk dalam Keadaan Miring
    Meskipun untuk menjaga suhu hardisk disarankan menggunakan pendingin tambahan atau fan untuk laptop tetapi usahakan memberi ganjal agar posisi hardisk tetap dalam keadaan datar, karena meskipun hardisk laptop lebih simpel dibandingakn bentuk pada hardisk komputer perlu Anda ingat hardsik tetap dalam bentuk piringan di dalamnya. Sehingga jika terus-terusan menggunakan laptop dalam keadaan hardisk miring / tidak datar akan mengakibatkan kerusakan pada hardisk itu sendiri.

  4. Jatuh atau Terbentur
    Terkadang tiba-tiba saja laptop kita jatuh atau hardisk yang kita bawa terbentur benda-benda keras lain saat melakukan pemindahan hardisk. Untuk menghindari hal ini Anda dapat membawa laptop menggunakan tas yang aman, atau saat memindahkan hardisk sebisa mungkin menghindari guncangan.

  5. Shutdown Tidak Sesuai Prosedur
    Mematikan komputer dengan langsung mencabutnya dari steker dapat berakibat fatal untuk kondisi hardisk. Jadi pastikan Anda mematikan komputer dengan prosedur shutdown yang tepat. Bukannya langsung menekan tombol power pada komputer maupun pada laptop.

  6. Aktifitas Hardisk Berlebihan
    Terlalu sering bermain game, memutar musik dan video berlama-lama dapat mengganggu kesehatan hardisk. Setidaknya Anda harus bijak dalam menggunakan komputer atau laptop. Jangan terlalu sering melakukan multi tasking jika komputer atau laptop Andatidak memiliki spek yang bagus.

  7. Tegangan Listrik tidak Stabil
    Tegangan yang tidak stabil dapat mengakibatkan aliran arus yang mengalir ke dalam komponen menjadi tidak sesuai prosedurnya, untuk komputer mungkin hampir semua menggunakan stavolt namun pada laptop biasanya langsung menggunakan charger. Oleh karena itu tidak disarankan bagi pengguna laptop untuk menggunakan charger langsung tanpa dipasang baterai, apalagi seringnya listrik padam yang mengakibatkan komputer maupun laptop mati mendadak dapat menyebabkan kerusakan pada hardisk.

  8. Membawa Laptop dalam Kondisi Menyala
    Saat latop dalam kondisi standby atau hibernate disarankan untuk tidak membawa laptop kemana-mana karena beresiko terkena guncangan berlebihan.

  9. Terlalu Sering atau Tidak Sama Sekali Melakukan Defrag
    Tujuan defrag adalah untuk melakukan perawatan hardisk yaitu dengan cara mengatur posisi file seperti penataan buku pada perpustakaan, namun jika berlebihan melakukannya dapat menyebabkan bad sector pada hardisk. Karena sama saja memaksa hardisk untuk Disarankan melakukannya 2-3 bulan sekali saja.

  10. Harddisk Tidak Dirawat
    File-file sampah seharusnya dibuang. File yang tidak tersusun rapi menyebabkan file saling menimpa dan head hardisk membaca dengan acak sebab susunan file tidak rapi. Hal ini dapat menyebabkan bad sector, lebih parahnya lagi sampai mengalami bad cluster. Kalian bisa menggunakan aplikasi bernama CCleaner untuk membersihkan file sampah tersebut.

  11. Sering Melakukan Instal dan Uninstal Program
    Terlalu sering melakukan penginstalan program maupun uninstal program pada komputer dapat menyebabkan hardisk mudah mengalamai bad sector. Begitu juga terlalu over melakukan instal ulang.
Buat yang suka nge-game ingat baik-baik ya bermain game sama dengan merusak hardisk. Gak percaya ? Karena ketika bermain game hardisk kita akan secara terus-menerus membaca file untuk transfer dan receive data, apalagi game online dan berat yang sampai mencapai size Giga Bytes.

Baca juga : Disk Usage 100% di Windows 8 dan Windows 8.1

Dikhususkan untuk pengguna laptop jika sayang laptop kalian jangan sering-sering bermain game, game itu hanya untuk melepas penat jangan untuk ditekuni kecuali menghasilkan uang.

Isikan komentar Anda dengan bijak.