6 Januari 2016

Yang Harus Dilakukan Ketika Mengalami Tindihan

Pernahkah Anda mengalami tindihan atau sering disebut juga sebagai sleep paralysis ketika sedang tidur ? Banyak spekulasi mengenai kejadian ini, ada yang mengatakan sebagai tindihan yang ada hubungannya dengan ditindih hantu, ada juga kalau dalam penjelasan secara ilmiah disebut sleep paralysis.

Karya Henry Fuseli (1781) adalah salah satu penggambaran klasik yang berkaitan dengan kepercayaan kelumpuhan tidur akibat "ditindih" setan.

Yaitu keadaan ketidakmampuan bergerak ketika sedang tidur ataupun ketika bangun tidur. Seseorang yang mengalami kelumpuhan tidur biasanya akan mengalami masalah untuk menggerakkan anggota badan, tidak bisa mengeluarkan suara dan sebagainya. Kelumpuhan tidur biasanya juga disertai dengan halusinasi seram atau mimpi buruk.

Kelumpuhan tidur terjadi dalam keadaan si penderita sedang setengah tidur, sedang tertidur lelap, ataupun dalam keadaan terjaga sewaktu mengalami kelumpuhan tidur. Kondisi ini umumnya terjadi bila si penderita tidur menelentang atau menghadap ke atas, yang ditandai dengan merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak, badan tidak bisa bergerak dan sulit bersuara.

Kelumpuhan tidur diyakini terjadi akibat terganggunya fase tidur REM, yang menyebabkan terjadinya atonia otot lengkap yang mencegah seseorang untuk bertindak di luar mimpi mereka. Kelumpuhan tidur telah dikaitkan dengan gangguan lainnya seperti narkolepsi, migrain, gangguan kecemasan, dan apnea tidur obstruktif. (Wikipedia)

Pengalaman Tindihan

Ketika sedang mengalami kejadian di atas biasanya ketika kita baru saja mencoba untuk tidur, kita agak sadar tetapi tidak bisa menggerakkan tubuh sama sekali. Nah, pasti siapapun yang mengalami kejadian ini akan merasa ketakutan dan mencoba untuk melawan, atau mencoba untuk segera bangun. Namun apa yang terjadi ? Nihil. Kita tetap tidak berdaya untuk bergerak dan terasa malah semakin berat untuk melawan.

Dari pengalam saya pribadi, ada tips yang bisa dilakukan untuk menghadapi fenomena tindihan ini, berikut ini adalah caranya.

Tips Menghadapi Tindihan Atau Sleep Paralysis :

  1. Sadari dulu kalau kita sedang mengalami tindihan, kita masih bisa berpikir dan bisa mengamati keadaan sekitar. Namun tidak bisa menggerakkan angota tubuh.
  2. Kemudian pahami, kalau kita melawan justru semakin menakutkan. Jadi kita harus pasrah dan tidak melawan sama sekali. Memang rasanya sangat berat kalau kita pasrah, seperti akan mati saja.
  3. Cobalah untuk pasrah dan tidak melawan, maka kejadian tindihan akan segera langsung berakhir. Dan Anda akan bangun dari tidur yang menakutkan.
  4. Kuncinya hanya percaya, percaya sama Tuhan.
Penjelasan kalau kita melawan, maka kejadian tindihan akan terasa sangat lama dan entah memang lama atau perasaan kita saja. Tetapi kalau kita pasrah maka kejadian tindihan ini akan segera berhenti.

Mungkin suatu saat Anda mengalami kejadian ini, Anda bisa mempraktikkan cara saya di atas. Semoga bermanfaat, selamat mencoba untuk jaga-jaga saja.

Baca juga : Tips Ketika Telinga Kemasukan Air

2 komentar

Kata orang tua saya dulu tindihan itu murni gangguan setan mas, eh ternyata itu faktor pikiran.. Hehe malah baru tahu saya, sip dah jadi tahu tipsnya..

Kan kata orang tua mas, hehehe :D kalau kata orang tua saya juga begitu :v
Kalau menurut saya sih emang bener ada penjelasan ilmiahnya, soalnya selalu saya amati. Saya mengalami tindihan pasti ketika tidur saya belum ada 10 menit.

Isikan komentar Anda dengan bijak.